Reuni UNDIP : Sebuah penelitian mengungkap manfaat dari kegiatan kumpul-kumpul bersama teman di ajang reuni. Ternyata kegiatan santai ini juga bisa membuat umur panjang. Sebuah penelitian bahkan pernah menemukan bahwa seseorang yang banyak dikelilingi teman dan saudara kemungkinannya meninggal lebih cepat berkurang 50 persen dibandingkan mereka yang tidak memiliki kehidupan sosial.

Orang-orang yang memiliki kehidupan sosial yang cukup aktif rata-rata hidup 3,7 tahun lebih lama. Para peneliti juga mengungkap efek dari memiliki teman dibandingkan dengan berhenti merokok. Merasa sendirian dengan sedikit dukungan sosial meningkatkan risiko kematian, seperti kecanduan alkohol atau obesitas.

Penelitian yang dilakukan tim dari Brigham Young University dan University of North Carolina (UCLA) juga menunjukkan ada hubungan antara kematian dan kesepian baik pada wanita maupun pria di segala usia. Mereka menganalisis data dari 148 penelitian selama tiga dekade yang melibatkan 300.000 orang.

“Teman dan orang-orang yang mendukung dapat membuat hidup menjadi lebih terasa mudah. Mereka bisa meminjamkan uang, membantu mengurus bayi atau memberikan perhatian kecil yang membuat Anda merasa diperhatikan,” kata  Bert Uchino, salah satu peneliti dari Brigham Young University, Amerika Serikat, seperti dikutip dari Daily Mail.

Ia menambahkan, dukungan emosi yang didapatkan dari teman dan orang tercinta dapat membantu mengurangi beban masalah. Hal ini sangat penting agar tidak memicu stres atau depresi berat yang bisa menjadi penyakit dan memicu kematian lebih cepat.

“Seseorang yang mendapat dukungan dan hubungan sosial yang positif, tekanan darah, gula darah, metabolisme, dan stres hormonnya lebih stabil,” kata Teresa Ellen Seeman, profesor medis dari UCLA School of Public Health