Reuni UNDIP : Wapres RI Jusuf Kalla (JK) menyatakan Indonesia memiliki wilayah laut sangat luas serta garis pantai sangat panjang pula mencapai 90 kilometer. Namun ironisnya, negara terbesar dunia dalam bidang ekspor hasil laut bukan Indonesia tetapi Thailand. Sehingga seakan tidak ada artinya Indonesia memiliki garis pantai begitu panjangnya.

“Perlu dipikirkan bagaimana nelayan bisa berpenghasilan bagus serta bagaimana bisa mengebor lebih banyak minyak di laut kita. Undip perlu memprioritaskan pengembangan program pendidikan kemaritiman, kelautan, perikanan sejalan dengan prioritas pemerintah dalam pembangunan bidang kelautan” ujar Wapres pada pidato ilmiah dalam rangka Dies Natalis Undip ke-59 di kampus Tembalang Semarang, Sabtu (15/10/2016).

Hadir pada upacara Dies yang dimpin Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama MHum, Menristekdikti Prof Moh Nasir serta sejumlah pejabat pusat dan Jateng. Menurut Wapres, pergurun tinggi termasuk Undip perlu melakukan banyak penelitian untuk peningkatan produktivitas dan kemajuan di bidang kelautan dan perikanan. Juga perlunya Undip melakukan riset-riset yang berdampak besar bagi masyarakat.

Sementara itu pada pada laporan Dies, Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama menyatakan Undip akan meningkatkan riset dan pengembangan bidang kemaritiman meski saat ini 60 persen penelitian Undip sudah pada bidang kemaritiman. Dan Undip bertekad menjadi universitas riset kelas dunia mengingat peringkat Undip di kancah nasional meningkat.

Misalnya untuk ranking Repository, Undip selama 3 tahun terakhir berada di ranking 1 di Indonesia dan no 4 di Asia serta 102 di dunia. Untuk Greenmatric, Undip meningkat signifikan di posisi 3 Indonesia saat ini dan 44 dunia dimana tahun 2014 lalu Undip di posisi 5 Indonesia dan 90 dunia. (Sgi)

sumber : KR Jogja