Reuni UNDIP : Buah dan sayuran kerap cepat membusuk jika ditaruh di suhu ruang. Karena itulah, dosen Universitas Diponegoro Dr. Muhammad Nur, DEA dari Fakultas Sains dan Matematika menciptakan sebuah alat yang diberi nama D’Ozone.

D’Ozone dapat memperpanjang masa simpan sekaligus menjaga kualitas buah dan sayuran. Metode yang ditawarkan yaitu dengan digunakannya ozone dalam sistem penyimpanan buah dan sayur sebelum dimasukkan dalam sistem penyimpanan dingin.

“D’Ozone juga dapat digunakan dalam sistem penyimpanan bahan makanan lainnya, misalnya beras dan ikan,” ujarnya seperti disitat dari laman Undip, Rabu (26/10/2016).

D’Ozone juga dapat dimanfaatkan untuk industri makanan terutama untuk melengkapi teknik pakaging. Selain itu, juga dapat meningkatkan kualitas air yang digunakan di kolam-kolam renang bagi publik atau pribadi.

Teknologi yang digunakan pada produk ini mengadopsi sistem reaktor plasma berpenghalang dielektrik (Dielectric Barrier Discharge Plasma/DBDP) yang mampu menghasilkan ozon.

Reaktor ozon dirancang untuk menghasilkan ozon dengan konsentrasi tinggi baik di udara maupun dalam air. Komponen reaktor ozon menggunakan bahan stainless steel sehingga tahan lama dan bebas korosi.

Mampu membunuh serta menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur pada buah dan sayuras. Aman digunakan untuk bahan makanan dan hemat energi.

Sumber : okezone